Rabu, 08 Juli 2015

Marhaban Ya Ramadhan 1436H

Senin, 22 Juni 2015 bertepatan dengan bulan Ramadhan 1436H puasa hari ke-5 terlalu over work, kurang tidur, insomnia

"alhamdulillah"

Tepar juga, sekian lama tak sakit ternyata Allah masih memberikan nikmat sakit agar hamba ingat gak perlu ngoyo (maksa : jawa) untuk mengejar materi dan tubuh tak selamanya kuat, otak tak selalu tajam ada kalanya kita harus mengalah dan akui bahwa kesehatan itu penting dan sungguh berkah.

source frm : @dagelan
Bulan Juni siaran harus maksimal "two days left and do better for last" kerjaan dan suasana kantor bikin baper ditambah problem keluarga yang makin rumit menyita waktu, tenaga dan pikiranku juga uangku.

Bukanya hamba mengeluh ini cuma gambaran saja, kalau sebenarnya dibalik diamku, hamba sedang berusaha ngasih jawaban; hamba tidak marah tapi sedang mencoba berpikir dan mencari celah agar semua masalah dan kesulitanku bisa selesai dengan penuh berkah dan kerjaan plus aktivitasku di bulan (Ramadhan) jadi ibadah. 


Bulan Juni menjadi bulan terberat sekaligus momentum bagiku, dibulan ini hamba memutuskan untuk resign dan meninggalkan passion-ku dari broadcasting, di Juni juga hamba putuskan untuk stay di kantor lama sambil menunggu peluang baru atau beranikan diri berjalan apa adanya tanpa harus terlalu cemas dengan masa depan.

Ya ..... !!

Inilah hamba diusia pertengahan kepala dua yang lebih banyak mengalami konflik batin dan pikiran yang seringkali menyiksa, karena kesalahan di waktu muda, yang mana tidak terlalu peduli dan tak ada usaha untuk merencanakan masa depan.

"alhamdulillah"

Hanya itu yang selalu hamba ucapkan, karena dengan ini semua hamba lebih dekat dengan yang ESA, berpikir lebih dewasa, lebih sabar dan pastilah lebih tenang dalam menghadapi setiap ujian yang pastinya akan semakin berat bukan sebaliknya. Ramadhan ini saya jadikan momentum untuk lebih dekat dengan ilahi, perbanyak evaluasi dan mengendalikan diri.

source frm : postekno.com

Selamat menjalankan ibadah puasa, semoga puasa tahun ini menjadi berkah, tidak hanya sekedar momentum belaka dimana awal puasa dinanti, pertengahan puasa udah terasa membosankan, akhir puasa udah sibuk urusan lebaran dan latah dengan diskon & THR yang belum tau kapan dibagikan hingga lupa apa makna dibalik bulan Ramadhan yang secara tak sadar merusak niat awal ingin lebih dekat dengan ILAHI terpedaya oleh harta dan selebrasi saja.

Semoga progress hamba untuk tarawih ke masjid, sholat 5 waktu berjamaah, khatam 30 juz bisa hamba tempa di bulan ini.

"Marhaban Ya Ramadhan"

Semoga kita semua bisa kembali fitrah dan mendapat kesempurnaan dari Allah - amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar